Kawanku Penulis

Sering kali aku menjumpai postingan yang membuatku kagum. Aku gapernah peduli asalusul postingan itu, copas ato bukan minimal itu sudah memperlihatkan arah pikirannya. Ya, untuk ukuran “penulis” memang dilarang, tapi postingan kan bisa berfungsi apresiasi.

Kata seorang bestari dan juga sering diucapkan penulis bahwa untuk jadi penulis itu 1% bakat dan sisanya berlatih. Karena menulis itu buah yang harus ada “proses” menanam sebelumnya.

Jadi, apa yang dilakukan kawanku itu adalah proses menanam yang dimaksud. Mereka berlatih, belajar menuliskan banyak hal. Sekecil apapun tulisan itu. Bukan kah tanaman itu juga awalnya hanya sebatang bibit kecil?

writing iso jalaran soko kulino..

About aulye

Santri -sebutan saya- tak tau jalan keluar!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: