Gelap bag.2

Tentu kita banyak mendengar kabar mengerikan dinegeri ini mengenai perempuan. Dan semuanya tragis, meski yang paling minimal sudah dinilai biasa. Kabar ini bukanlah sebagian dari lelucon yang enak dinikmati sampai kapanpun. Bukan. Tentu bukan. Bagaimana mungkin wanita, simbol kehormatan semerebak busuk. Memang sudah banyak aktifis yang memperjuangkan wanita. Hampir semuanya juga menambah keramaian berita, tak kalah ramainya dengan semerbak busuk.

Sebenarnya yang busuk bukanlah wanita. tapi siapa yang melotehkan noda pada wanita. Busuk juga bisa jadi tidak adanya siksa setimpal dengan noda itu. Busuk masih juga memungkinkan wanita yang minta dinodai, baik terang atau benderang.

Adalah Djenar Mahesa Ayu, cerpenis yang dengan tulisannya ia perang melawan busuk-busuk itu tadi. Jika advokad dan lembaga bantuan hukum juga LSM atau pemerhati memperjuangkan wanita lewat Hukum dan keadilan. Lebih jauh dari itu, Ayu membangun benteng adireksa dengan menginspirasi kaum wanita.

Yang dimaksud adalah siapapun umurnya. Terlebih Para Ibu dengan putrinya. Dengan putri yang sangat tidak aman, menjadi incaran musuh yang kadang tidak bisa kita katakan musuh. Atau bahkan orang yang sesungguhnya tak layak kita katakan musuh. Bayangkan jika keberadaannya terbilang sangat strategis, seperti pagar makan tanaman.

Dulu ini dilakukan Bunda Kartini. Dan kini, dalam terang hal busuk itu sangat mungkin terjadi. Catat, dalam terang atau benderang. Harus ada sepuluh putri Kartini untuk mengembalikan dunia menjadi gelap kembali. Agar wanita tidak bisa tampak dalam kegelapan. Ini seperti simalakama menghancurkan rumah teduh yang dibangun dengan darah.

Jika memang harus menyampaikan maaf pada Bunda Kartini, sampaikanlah dengan keyakinan. Seandainya beliau masih hidup sekarang pun ia akan melakukan hal jauh lebih dari itu.

About aulye

Santri -sebutan saya- tak tau jalan keluar!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: