Sekawanan Mahasiswa

Ceritanya ada sekawanan mahasiswa berdiskusi dibalik kelas. Mereka lamat-lamat saling tatap disela-sela pembicaraannya. Tentu saja, mereka sungguh-sungguh sedang berdiskusi. (Q.13,2012 hal.397-420). Bahasan diskusinya tidak akan dibahas disini, tapi mereka mendiskusikan dua tema sekaligus; tema inti dan tema yang mereka anggap inti, atau barangkali hanya penulis yang menganggapnya inti (Q.13,2012 hal.399)

Okay, Jadi ceritanya ada semahasiswa yang bertanya kepada kawannya; “Sudah kah Kalian melakukan apa?” Sontak suasana diskusi jadi hening. Dijawab oleh semahasiswa depannya dengan pertanyaan balik “Apa yang belum kita lakukan bersama?” “Hal konyol apa yang sudah kita lakukan bersama?” “Sudahkah kita melakukan hal besar bersama-sama?” masing-masing pertanyaan datang dari sekawanan mahasiswa itu. Semakin ramai sekali suasana diskusi dengan pertanyaan yang sejenis. Tidak satupun tak bertanya. Juga tidak satu pun yang menjawabnya. Masih dalam keheningan. Pertanyaan-pertanyaan itu hanya disampaikan melalui tatapan.

Sampai ada semahasiswa yang pertama bertanya tadi bertanya lagi “Mari kita melakukan apa sebelum Skrip-skrip mengacaukan semuanya?”

Ini murni filsafat (pure philosopia). Kawanan mahasiswa itu rupanya sedang berfilsafatkan waktunya. Mereka menggunakan waktu sebagai inti dari materi. Sehingga materi akan sangat dipengaruhi oleh waktu yang pada gilirannya mereka tidak mendapatkan keduanya. Sungguh ini murni filsafat.

Pertanyaan mereka tidak akan terjawab jika mereka terus saling bertanya. Demikian itu sesuai dengan teori mekanis a akselerasi. Rumit memang, tapi bagaimanapun ini sudah menjadi fenomena mekanis, sehingga tidak ada yang perlu dijawab tergesa. Bahkan bisa jadi setelah mereka saling pisah pun tidak terjawab.

Harus dengan daya fikir teoritis untuk bisa menjawabnya. Dan saat pertanyaan itu, tidak ada semahasiswa pun yang berfikir teoritis. Setidaknya karena waktu yang tidak tepat. Sekali lagi waktu menjadi inti dari materi dan sangat berpengaruh.

About aulye

Santri -sebutan saya- tak tau jalan keluar!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: