Rekaman Tadi Malam

Apa yang harus kutuliskan jika sudah seperti ini. Baru semalam tentu tak cukup menghapus bekas daun jatuh di fikiran ini. Walapun itu hanya sekedar daun jatuh, tapi jatuh di tempat yang sarat akan dendam. Jangankan daun jatuh, sekelebat angin saja akan membekas baik rasanya, baunya maupun pesan dibalik angin itu. Sungguh ini catatan angan yang perlu dipendam jauh-jauh. Tak sepagipun boleh dibungai dengan ingatan itu.

Apa yang cukup untuk menumpangi ini atau menepis ingatan tadi malam biar tak ada lagi dihari berikutnya. Biar ingatan ini hilang dalam fikiran sehingga fikiran itu tidak merobotkan wajah cerah yang akan datang. Dalam sejarah dendam, fikiranlah yang paling pantas dipersalahkan. Dilain kelam, Fikiran juga dalangnya. Jadi, tunggu keburukan apa lagi untuk nanti?

Tapi juga naif jika hanya menuduh si pengingat kejadian. Bukankah mengingatnya akan mengantar pada bestari. Maka sungguh si pengingat punya alasan lain untuk tidak menjadi satusatunya tersalah. “Ada hal lain yang perlu ditimbang sebelum menyalahkan piranti” Jika ini pembelaan fikiran tentu akan semakin ia mengingat semua hal, bahkan bulu mata bertahun-tahun dipelupuk.

Tadi malam sungguh tak pantas kujelaskan disini. Perangai kealphaan mengarah semruawut-rawut melukis kelam dan daun jatuh. Bila diukir banding, itu sama saja dengan dedentum seribu daun jatuh atau gegurat berjuta angin saja. Lebih dari tak bisa dilupa, tadi malam menjadi patri permanen. Jika menjadi bahan ajar maka bagus tapi memalukan se luas jagad untuk esok tak terhitung. Jika tidak, akan hilang seketika tapi tetap menjadi aib seluas jagad untuk esok yang segera memudar.

Terahir, maka ini tidak elok diulang meski dalam rekaman. Selamat jalan apa yang sudah berlalu !

About aulye

Santri -sebutan saya- tak tau jalan keluar!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: