Story Maker

Pada batas sebuah cerita yang hampir habis, tinggal sepatah, disediakan cawan yang siap diisi secercah lagi. Biar lebih lama klimaaksnya. Namun tidak semakin mendayu guna, tida ngepop, tidak seperti bahasa cinta dan sejenisnya. Dibuatlah cerita tentang berfikir untuk bahagia. Tentu akan sedikit terasa keras melihat judulnya, tapi cobalah tidak menarik simpul dari hanya memegang ekor, raba semuanya dan ketahui bahwa ada “lain”.

Sayangnya si story maker tidak sah jika melihat sekelebat, tidak juga bisa dipahami langsung. Perlu menimbang suara, membimbing hati untuk sabar dan menemukan titik kulminasi dalam cerita ini. sehingga membacanya bisa dijadikan langkah yang pada gilirannya akan menjadi nyata. Biasakan hal itu di ruang manapun guna membaca.

Dan, bila ada orang lain ingin bergabung, katakan bahwa tak ada cerita yang siam ditengahnya. Bisakah kita membuat cerita “lain”, cerita bergaris-garis seperti semula Anda ingin bergabung. Itu akan membantu.

#langka orang melakuka semua hal dengan fikiran. Ini akan dikecam, terkucil walaupun sebenarnya mendominasi, musuh ambisi gegabah.

About aulye

Santri -sebutan saya- tak tau jalan keluar!!

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: